Tips Menasehati Suami Menurut Islam

Tips Menasehati Suami Menurut Islam

Suami adalah pemimpin di dalam sebuah keluarga. Setelah ijab qobul, suami dan istri memiliki kewajiban masing-masing. Istri wajib menaati semua perintah suami. Namun, ada kalanya manusia bisa melakukan kesalahan, termasuk suami. Jika suami melakukan kesalahan, istri sebaiknya jangan diam saja. Seorang istri yang baik harus menasehati pasangannya. Ada cara yang dianjurkan dilakukan ketika memberikan nasehat pada pasangan Anda. Berikut adalah tips yang harus diingat ketika menasehati suami sesuai ajaran Islam.

Tips Menasehati Suami Menurut Islam yang Dianjurkan

1. Dengan Bahasa yang Lembut
Dari bahasa yang digunakan, orang berkomunikasi. Baik buruknya bahasa yang digunakan bisa mempengaruhi lawan bicara Anda. Jika Anda berbicara dengan bahasa yang kasar dan intonasi tinggi, secara tidak langsung akan menyulut kemarahan orang yang diajak bicara. Saat menasehati suami, gunakan bahasa yang sopan dan intonasi yang lembut. Jika Anda berbicara lemah lembut, kecil kemungkinan suami akan marah dengan isi nasehat yang Anda berikan.

2. Menasehati di Waktu yang Tepat
Pemilihan waktu memberikan nasehat harus dipertimbangkan kembali. Memberinya nasehat sepulang dari suami bekerja bukanlah waktu yang tepat. Sebab, saat itu ia pasti sedang letih sehingga nasehat yang diberikan akan membuatnya bertambah lelah. Waktu terbaik untuk menasehati adalah ketika suami sedang memiliki wkatu luang atau tidak sedang mengerjakan apapun.

3. Tidak di Depan Orang Banyak
Menasehati suami sebaiknya di rumah ketika tak ada orang diantara Anda dan pasangan. Ingat, suami adalah pemimpin keluarga. Jika Anda memberikan nasehat di depan muka orang banyak, tentu suami Anda akan merasa kesal. Suami akan malu dan mungkin tak menghiraukan nasehat Anda. Tak harus di rumah, namu pastikan nasehat yang Anda ucapkan hanya didengar oleh suami Anda sendiri. Ini demi menjaga citra rumah tangga Anda di masyarakat.

4. Demi Tujuan Baik
Ada nasehat, tentu ada penybab atau kesalahan yang jadi pemicunya. Sang istri boleh menasehati suaminya, namun dengan tujuan baik. Sebagai contoh, jika suami lalai sholat, maka sang istri wajib hukumnya menasehatinya agar sholat. Sholat itu tiang agama. Ini adalah ibadah yang dihisap ketika pertama kali di akhirat. Meskipun sulit menasehatinya, cobalah terus hingga suami Anda menaati tuntunan ibadah Islam.

5. Dengan Cara yang Tepat
Menasehati suami yang baik adalah dengan cara-cara jitu. Setiap orang tentu memiliki karakteristik yang berbeda. Cara A yang digunakan ke seseorang tak bisa disamakan dengan yang lainnya. Sebagai istri, Anda tentu sedikit banyak mengenali sifat suami. Pilihlah cara yang baik dan memiliki peluang besar ia akan menuruti Anda.Tips Menasehati Suami Menurut Islam

Contohnya, jika Anda sedang duduk berdua dengan suami menonton film bersama Islami bersama, maka pergunakan film tersebut sebagai sarana menasehati. Lakukan ini dengan perlahan dan pastikan tidak menyinggung suami Anda. Selain itu, Anda juga bisa memakai pujian saat menasehatinya. Dengan cara yang tepat dan perlahan, suami pasti akan mengerti dengan nasehat baik yang Anda ucapkan.

Tips-tips di atas sebaiknya dilakukan secara perlahan. Mengubah suatu kebiasaan buruk tidaklah mudah. Namun, itulah sebuah tantangan yang harus dihadapi. Tak hanya melakukan hal-hal di atas, perbanyaklah doa kepada Allah SWT. Berdoalah agar suami Anda selalu tetap di jalan yang lurus sehingga nasehat yang Anda berikan segera didengar dan dipatuhi. Dengan cara seperti ini, insyaallah kehidupan rumah tangga Anda akan lebih harmonis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *